Jakarta (18/8/2023)|Bersamaan dengan kemeriahan memperingati HUT Ke-78 Republik Indonesia, Kementerian Agama menyelenggarakan event nasional dalam rangka implementasi program strategis Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam terkait pengarusutamaan moderasi beragama melalui sindikasi media pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, yakni Rapat Persiapan Launching Sindikasi Media PTKI

Kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 17 – 18 Agustus 2023 di Hotel Harris Vertu Harmoni Jakarta, dan mengundang 79 Pengelola Sindikasi Media online PTKI. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, MT, Direktur PTKI Prof. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag, Kasubdit Penelitian dan PKM Muhammad Aziz Hakim, MH, Staf Khusus Menteri Agama Wibowo Prasetyo serta Tim Sindikasi Media Direktorat PTKI.

Staf Khusus Menteri Agama Wibowo Prasetyo menyampaikan point-point penting kepada seluruh peserta bahwa setiap PTKIN bukan hanya giat dalam menulis karya ilmiah tapi juga harus mendorong lahirnya tulisan-tulisan populer. Menulis itu harus mengutamakan subtansi bukan kegiatan yang terjadi, serta menampilkan diferensiasi dari tulisan-tulisan media lainnya, ucap Wibowo Prasetyo. Beliau juga menambahkan suatu hal yang kecil dilakukan secara terus menerus akan memberikan dampak yang heboh. Dalam pengelolaan media sindikasi maupun media kampus harus memperhatikan point ramah disabilitas, dengan menyediakan tab-tab ataupun rublik disabilitas seperti yang dimiliki oleh www.kemenag.go.id.

Dalam Kesempatan tersebut, Prof. Ahmad Zainul Hamdi yang akrab disapa Mas Inoeng menyampaikan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam akan melakukan soft launching arina.id untuk mendukung program sindikasi media, beliau juga mengingatkan kembali bahwa Media Keislaman Online PTIKI memiliki peran strategis dalam menyiarkan ajaran islam yang rahmatan lil alalmin. Hal ini dilakukan dengan membangun jejaring “sindikat” media online PTIN agar pengarusutamaan moderasi beragama lebih efektif dan efisien. Adanya potensi dan peluang seperti bonus demografi di Indonesia dapat menciptakan masyarakat yg tidak apatis serta didukung dengan disediakannya rubrik yang menarik.

Prof. M. Ali Ramdhani, sebelum membuka kegiatan menegaskan bahwa Arina.id yang dikelola oleh Dikstis dapat menjadi role model bagi media online PTKI untuk dapat berkembang baik dari aspek tampilan, pengelolaan, dan penulisan. Terluka dengan silet akan cepat sembuhnya, akan tetapi terluka dengan tulisan akan lama sembuhnya. Setiap manusia dapat mengajak kebaikan dengan mengabarkan yang baik melalui tulisan, bahkan Adolf Hitler pernah menyampaikan “kebohongan yang diucapkan berulang kali, itu adalah kebenaran”. Hal ini sejalan dengan upaya Kementerian Agama RI yang terus menguatkan program moderasi beragama melalui media maka ruang-ruang kosong keagamaan akan mudah diseimbangkan serta untuk meminilamisir radikalisme dan ateisme/agnostik di negeri ini. Apalagi kini marak, agama dipuja tapi amaliyah ditinggalkan. Gusdur pernah menyampaikan ada tiga hal manusia akan mengorbankan suatu yang mahal, pertama karena agama, kedua negara, terakhir agama.

IAIN Sultan Amai Gorontalo mendelegasikan Dian Adi Perdana, M.M, pengelola sindikat media online utusanjurudamai.com, dalam rangka menyamakan persepsi terkait arah pengembangan media online khususnya media sindikasi, dan membangun jejaring media untuk menyebarluaskan berita, informasi dan tulisan populer. Menurut Yunus, tim Sindikasi Media Diktis, ada dua hal penting yang perlu dibenahi oleh seluruh pengelola media dalam waktu dekat ini yakni tampilan dan konten. Sebagian besar sindikasi media online PTKI memiliki tampilan website di bawah standar dengan kuantitas tulisan populer yang terbatas. Oleh karenanya perlu ada bimbingan teknis baik di level managerial maupun redaksional untuk menghasilkan media yang terpercaya, dan diminati. (humasrmb)

Bagikan: